BATAS AKHIR PENDAFTARAN :            STEM Akamigas [BEASISWA] : s.d. 19 April 2017            TELKOM University [USM II] : s.d. 6 April 2017            STEM Akamigas [TES] : s.d. 19 April 2017            STP Bandung [MANDIRI] : s.d. 28 April 2017            Politeknik APP Jakarta [PPKA/PMDK] : s.d. 28 April 2017            POLTEKPOS [PMDK] : s.d. 29 April 2017            STTA [PMDK] : s.d. 29 April 2017 (Cap POS) atau 10 Mei 2017 (datang langsung)            STIMLOG [PMDK] : s.d. 29 April 2017 (Cap POS) atau 10 Mei 2017 (datang langsung)            Politeknik AKA Bogor [Ujian Masuk] Gel. I : s.d. 7 Mei 2017            STTD Bekasi [Reguler] : s.d. 19 Mei 2017            STIP Jakata [Tes] : s.d. 19 Mei 2017            STPI Curug [Tes] : s.d. 19 Mei 2017            ATKP Medan [Tes] : s.d. 19 Mei 2017            ATKP Surabaya [Tes] : s.d. 19 Mei 2017            ATKP Makassar [Tes] : s.d. 19 Mei 2017            API Madiun [Tes] : s.d. 19 Mei 2017            PIP Makassar [Tes] : s.d. 19 Mei 2017            PIP Semarang [Tes] : s.d. 19 Mei 2017            POLTEKPEL Surabaya [Tes] : s.d. 19 Mei 2017            PKTJ Tegal [Tes] : s.d. 19 Mei 2017            BPPTD Bali [Tes] : s.d. 19 Mei 2017            BPPTD Palembang [Tes] : s.d. 19 Mei 2017            STTKD Yogyakarta : s.d. 31 Mei 2017            STIALAN : s.d. 02 Juni 2017            POLTEK GT : s.d. 9 Juni 2017            Poltekpar Palembang : s.d. 9 Juni 2017            Poltekpar Lombok : s.d. 9 Juni 2017            STPNB : s.d. 9 Juni 2017            STP Jakarta (khusus) : s.d. 10 Juni 2017            STT Tekstil [USM] : s.d. 21 Juni 2017            Univ. Pertamina : s.d. 2 Juli 2017            STP Jakarta (umum) : s.d. 11 Juli 2017            Poltekpar Makassar : s.d. 18 Juli 2017            Politeknik APP Jakarta [Online] : s.d. 19 Juli 2017            Politeknik APP Jakarta [Tertulis] : s.d. 1 Agustus 2017            STT PLN : s.d. 3 Agustus 2017            POLTEKPOS [Tes] : s.d. 3 Agustus 2017            STIMLOG [Tes] : s.d. 3 Agustus 2017            Politeknik ATK [Tes] : s.d. 7 Agustus 2017            STMI : s.d. 11 Agustus 2017            STT Nasional : s.d. 15 Agustus 2017            STTA [Reguler] : s.d. 21 Agustus 2017            STIKI Malang [Reguler] : s.d. 30 September 2017            STIKI Malang [Double Degree] : s.d. 30 September 2017
Home » , , , » Menteri PANRB : Lulusan Sekolah Kedinasan Tidak Dikembalikan ke Daerah Asal

Menteri PANRB : Lulusan Sekolah Kedinasan Tidak Dikembalikan ke Daerah Asal

Lulusan Sekolah Kedinasan Tidak Akan ditempatkan di homebase. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi baru-baru ini mengeluarkan berita tentang masa depan lulusan sekolah kedinasan. Berita tersebut dipublish pada website resmi KEMENPAN RB http://menpan.go.id/ (2/2).

Menurut berita tersebut, lulusan sekolah kedinasan tidak akan dikembalikan ke homebase atau daerah asal mereka, melainkan akan disebar ke daerah lain. Lulusan PKN STAN dan STIS tidak akan gusar mendengar informasi ini, karena lulusan mereka saat ini telah disebar hingga ke pelosok negeri. Berbeda dengan Lulusan IPDN yang belakangan masih dikembalikan ke provinsi atau bahkan ke kabupaten asal mereka. Lulusan IPDN mungkin akan sedikit galau apabila berita ini dikeluarkan dalam bentuk aturan. Berikut ini adalah kutipan info yang diambil dari website resmi KEMENPAN http://menpan.go.id/berita-terkini/6352-menpan-tegaskan-lulusan-sekolah-kedinasan-disebar-ke-daerah

Menteri PANRB Tegaskan Lulusan Sekolah Kedinasan Disebar ke Daerah
MENPAN RB
Dari kanan ke kiri : Deputi SDM Aparatur Setiawan Wangsaatmadja, Menteri PANRB Asman Abnur, Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, dan Kepala BKN Bima Haria Wibisana saat mengikuti Raker dengan Komisi II DPR, Kamis (02/02)

Lulusan sekolah kedinasan akan disebar ke daerah. Bukan hanya untuk meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah, tetapi juga untuk merekatkan kesatuan bangsa. Demikian ditegaskan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur pada rapat kerja dengan Komisi II DPR RI di Jakarta. Kamis (02/02).

"Lulusan IPDN akan disebar sebagai perekat nasional, mereka tidak dikembalikan ke daerah asal. Bahkan untuk seluruh sekolah kedinasan. Ini adalah lembaga pencetak calon PNS. Demikian juga lulusan STAN akan mengisi kebutuhan daerah, sehingga tata kelola keuangan daerah dapat dikeloka oleh ASN yang profesional. Saya berharap lulusan sekolah kedinasan jadi penyemangat di lingkungannya," tukas Asman.

Dijelaskan juga, Kementerian PANRB dengan LAN saat ini tengah menyiapkan program revolusioner untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelatihan ASN. "Pelatihan tidak boleh seolah-olah karena untuk memangku jabatan. Ke depan tidak boleh terjadi. Motivasi PNS mengikuti pendidikan untuk menambah ilmu," ujar Menteri Asman.

Dengan adanya input ASN yang profesional dari sekolah kedinasan, serta pelatihan ASN yang berorientasi pada peningkatan kompetensi, maka apa yang dikeluhkan bahwa ASN bisa diotak-atik oleh Kepala Daerah ke depan tidak bisa lagi. ASN bisa terlindungi.

Pada kesempatan tersebut Komisi II DPR antara lain menyoroti persoalan kompetensi ASN, terutama di daerah. Perlu ada kebijakan untuk meningkatkan kemampuan ASN tersebut. "Persoalan kita kompetensi. Coba panggil Kepala Dinas kemudian suruh buatkan telaahan staf," kata Dadang S Muchtar, salah satu Anggota Komisi II DPR.

Di akhir rapat kerja, forum antara lain menyepakati perlunya Kementerian PANRB menyiapkan langkah-langkah regulatif maupun teknis untuk mengatur kebijakan rekrutmen ASN

Baca Juga

Ditulis Oleh : Muhammad arif ahsan

Info Menteri PANRB : Lulusan Sekolah Kedinasan Tidak Dikembalikan ke Daerah Asal ini dibagikan oleh Muhammad arif ahsan pada 03 Februari 2017. Arif adalah alumni STAN wisuda tahun 2011, saat ini bekerja sebagai PNS di Kementerian Keuangan, apabila ada kritik atau saran silahkan sampaikan secara langsung melalui BBm (Pin D433858D), LINE (@kedinasan.com), atau EMAIL (muharifahsan@gmail.com).

0 komentar:

Poskan Komentar


Add Friend
Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2017/2018